

Dalam hidup ini, Aku memiliki suatu prinsip yang kuterapkan dalam jiwaku. Terkait dengan statusku sebagai seorang mahasiswa dan juga sebagai seorang pekerja. Sebenarnya, aku sendiri tidak tahu pasti mendapatkan prinsip hidup ini dari mana, namun yang jelas aku pernah kenal seseorang yang kebetulan namanya berlian dan aku sangat menyukai dan juga mengaguminya. Mungkin bisa jadi dari sebuah nama itulah prinsip hidupku ini muncul. Aku ucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk “berlian” ku.
Inti dari prinsip ini adalah “Dimanapun kita berada maka jadikanlah diri kita menjadi sesuatu yang sangat berharga, yakni berlian”. Saya yakin, sekalipun tempat dimana kita ditempatkan, baik oleh tuhan ataupun oleh keadaan, yang terkadang tidak serta merta bisa kita terima maka kita tetap harus berupaya menjadikan diri kita tetap berharga layaknya sebutir berlian. Walaupun tempat kita ada sekarang ini seumpama kubangan lumpur yang kotor dan menjijikan, namun ketika kita bis menjadikan diri kita seindah dan seberharga berlian maka saya yakin kita akan tetap dicari, diminati juga dihargai oleh siapapun yang melihat kita. Bisa dipastikan ketika kita ditemukan oleh seseorang yang sekedar singgah atau melewati tempat dimana kita berada, kita akan dipungut dan dipindahkannya ketempat yang lebih indah dan mulia. Karena sebutir berlian tetaplah sebutir berlian, dimanapun dia ditempatkan dia tetap mulia dan berharga, begitulah kira-kira harapan penulis dengan prinsip hidup yang dipilihnya.
Pertanyaannya kemudian, bagaimana menerapkan prinsip tersebut dalam dunia mahasiswa dan juga dunia kerja yang nyata? Saya tegaskan jawabannya, gampang. Pertama coba biasakan kita untuk menyediakan waktu kita barang 5 menit saja setiap menjelang tidur, dan di saat itu, kita coba susun kembali apa-apa yg telah kita kerjakan hari ini di kampus atau ditempat kita bekerja seharian tadi, kemudian evaluasi diri kita, target apa yang sudah atau belum kita capai seharian tadi, kalau ada yang masih tidak atau belum memuaskan seperti apa yang menjadi harapan maka kenali dan analisalah dimana letak kekurangan ataupun kesalahan-kesalahannya. Setelah tahap evaluasi dan analisa selesai sekarang lanjutkan dengan tahapan perencanaan untuk kegiatan-kegiatan/ tindakan-tindakan apa yang besok yang akan dan mau kita lakukan. Termasuk didalamnya membuat target yang ingin dicapai juga dengan menyertakan parameter keberhasilannya, lakukan kegiatan ini terus menerus menjadi kebiasaan yang kemudian melekat erat dengan diri kita. Saya yakin, ketika ini bisa kita jalankan serta kita bisa konsisten menjaga kekontinyuaannya, Insya Allah, hidup kita kan lebih teratur dan lebih indah.
Sungguh waktu 5 menit yang seolah tak berarti itu, akan sama dengan 1.825 menit atau 30 jam dalam setahun. Waktu 5 menit tiap malam tersebut akan berakumulasi seiring dengan lamanya waktu kita belajar/ bekerja, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Tak terasa, hal itu akan menjadi satu hal yg sangat berarti dalam prestasi kerja kita. Sedikit demi sedikit, waktu yg kita habiskan untuk membuat rencana itu mengkristal dan menjadikan diri kita berbeda dari lainnya. Lama – kelamaan Kristal ini akan menjadi lebih indah dengan kekonsistenan kita menjaga dan menjalankan prinsip berlian tersebut ditambah trik yang kedua yakni menjadi orang yang menyenagkan dan disenangi. Caranya juga gampang sekali, selain kita tidak boleh pilih-pilih dalam pergaulan, tua-muda, mahasiswa-pengajar, karyawan-atasan,laki-laki-perempuan dan perbedaan-perbedaan lainnya. Mulailah dengan mengetahui nama-nama orang-orang yang ada disekitar kita berada kemudian menyapanya dan coba menawarkan bantuan sekiranya mereka sedang kesulitan dan juga kita mampu untuknya. Lama-kelamaan kita akan dikenal oleh semua kalangan yang ada disekitar kita dan menurut saya suatu kebanggaan yang tak ternilai harganya ketika kita dikenal dan senantiasa disapa ketika bertemu atau sekadar berpapasan dengan sapaan-sapaan yang hangat dan menentreamkan, ini menjadi semacam sugesti atau terapi atas segala kepenatan-kepenatan kita dalam belajar/ bekerja. Kalau dua tips ini bisa kita jalankan secara kontinyu dan juga konsisiten maka kemudian, orang-orang disekitar kita akan sadar ada sesuatu yang berharga disekitar mereka, sesuatu yang senantiasa disenangi dan diharapkan kehadirannya. Maka kemudian bisa dipastikan, seandainya tempat yang kita tempati sekarang kurang atau tidak baik-pun maka suatu saat kita akan dipungut dan dan dipindahkan ketempat lain, tentunya tempat yang lebih baik dan menyenagkan. Tapi sekali lagi untuk menjadi sesuatu yang disenagi dan selalu diharapkan itu kita harus terlebih dahulu membuat diri sendiri menjadi berharga baru kemudian mempersembahkannya buat orang-orang disekitar kita. Jadikan kita laksana sebutir berlian yang indah dan berharga, dimanapun ia berada. Insya Allah.